One Day Seminar : Opportunities Beyond 1000 Days 

Senin, 07 Mei 2018

Ruang Auditorium RIK, Kampus UI Depok

Pembicara :

Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD (PKGK FKM UI)

Dr. Marudut, MPS (PERSAGI)

Andi Prasetyo (JAPFA Foundation)

Maria Harfanti (JAPFA Foundation)

NutriTEEN (KIB Grantee 2017)

Dalam kegiatan ini dipaparkan hasil penelitian seputar kesempatan tumbuh di luar 1000 hari pertama kehidupan dan project yang berfokus pada gizi remaja. Tujuan kegiatan ini adalah (1) menegaskan pentingnya peranan gizi dalam periode kritikal 1000 HPK; (2) mengupas argumentasi utama yang menunjukkan pentingnya intervensi gizi di luar 1000 HPK; dan (3) meneguhkan komitmen para pemabngku kepentingan unuk terlibat dalam intervensi gizi di luar 1000 HPK.

Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD menyatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan memang utama dan penting, tetapi di siklus hidup selanjutnya tidak menutup kemungkinan untuk mengejar pertumbuhan. Penelitian Prentice, dkk (2013) berargumen bahwa masa rema khususnya beberapa tahun sebelum pubertas dapat menjadi peluang intervensi untuk mempromosikan pertumbuhan dan dapat berfek dalam siklus kehidupan selanjutnya dan efek-generasi. Periode 8000 hari sejak usia 5-19 tahun dapat mengejar pertumbuhan, yang terdiri dari 3 fase, yakni (1) Fase 5-9 tahun yakni fase pertumbuhan dan konsolidasi; (2) Fase 10-14 tahun yakni fase lonjakan pertumbuhan remaja; (3) Fase 15-19 tahun, yakni fase pertumbuhan dan konsolidasi remaja.

Pada kegiatan ini, Andi Prasetyo, Head of JAPFA Foundation selaku pembicara memaparkan seputar kegiatan JAPFA Foundation, khususnya di bidang gizi yang juga mencakup working model edukasi gizi, kewirausahaan sosial gizi,dan capacity building gizi. JAPFA Foundation melalui Duta Gizi melakukan edukasi gizi di berbagai daerah, dan project yang menyasar gizi remaja yakni NutriTEEN. Edukasi gizi pada remaja, khususnya remaja putri dianggap penting sebab remaja putri ini kelak akan memainkan peran kualitas generasi selanjutnya.

Galeri Foto