BERITA

photo
Japfa Foundation Segoroyoso Cup 2017 U-11 Se-Kabupaten Bantul
 22 July 2017 12:21:47    Social Strategic

Segoroyoso, 22 Juli 2017 - Japfa Foundation yang memiliki salah satu fokus dalam Olahraga, menggelar sebuah Turnamen Sepakbola antar Sekolah Dasar Segoroyoso Cup 2017. Turnamen Sepakbola Segoroyoso Cup ini adalah sebuah kesempatan untuk mempromosikan SDN Segoroyoso sebagai sekolah yang punya visi untuk menjadi tempat belajar yang sehat dan berprestasi dalam berbagai bidang. Selain itu, Turnamen Sepakbola Segoroyoso Cup ini sangat baik untuk mengembangkan minat olahraga dan kompetisi sehat anak-anak kabupaten Bantul, dan menjadikan agenda turnamen ini agenda pariwisata kabupaten, khususnya untuk anak-anak. Sebagai sekolah binaan Japfa yang mengedepankan fasilitas, pendidikan yang mencakup seni, akademis, dan olah raga, SDN Segoryoso mendapat keistimewaan sebagai tuan rumah Turnamen Sepakbola ini. 

Sebanyak 27 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bantul mengikuti turnamen sepakbola U-11 Segoroyoso Cup yang bertempat di Lapangan Segoroyoso, Kecamatan Pleret. Turnamen sepakbola yang digelar Japfa Foundation hingga tanggal 29 Juli itu diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit muda sepakbola. 

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Bantul Sapto Priyono, yang hadir pada pembukaan Segoroyoso Cup ini, mengapresiasi Japfa Foundation yang telah mendampingi anak-anak di SD Negeri Segoroyoso sehingga mempercepat visi misi Dispora Bantul. 

Hal menarik lainnya dalam turnamen ini, para peserta, berkesempatan mendapat coaching clinic dari mantan pemain Timnas Primavera Indonesia, Indriyanto Nugroho. Sebagaimana pada pembukaan Segoroyoso Cup pada Sabtu (22/7/2017) siang, peserta terlihat antusias melihat permainan Indriyanto yang juga pernah memperkuat klub Persiba Bantul itu. 

Turnamen yang berlangsung selama 8 hari membuahkan MIN I Bantul keluar sebagai pemenang. Untuk itu, Japfa Foundation menganugerahkan hadiah uang pembinaan, trofi, dan piagam untuk MIN I Bantul. 

Selain adanya juara pertama pemenang Segoroyoso Cup, Japfa Foundation juga menganugerahkan hadiah uang pembinaan, trofi, dan piagam untuk juara kedua, yaitu SDN Bawuran, dan juara ketiga untuk SDN Jejeran. Selain itu, hadiah uang pembinaan, trofi, dan piagam juga diberikan kepada Top Scorer, Abimanyu Rasya, dan Raffi Aziz, sebagai Best Player. 

Acara closing ceremony ditutup dengan pertunjukan Wayang Kampung sebelah yang merupakan sebuah pertunjukan khas masyarakat setempat. Acara ini dihadiri oleh Bapak Sapto (DISPORA), Bapak Afiful Haq (Head of Japfa Comfeed Sragen), Bapak Alwi (Camat PLeret), Bapak Sumarjono (Kepala UPT. Pendidikan Kecamatan Pleret), Kapolsek Pleret, dan Bapak Lurah Segoroyoso. 

Kompetisi berjalan baik, sportif dan didukung oleh antusiasme masyarakat setempat untuk menyambut adanya Segoroyoso Cup yang pertama ini. 

"Semoga melalui ini (Segoroyoso Cup) dapat muncul talenta-talenta baru," ucap Indriyanto Nugroho, pesepakbola asli Solo tersebut. 

.

Baca selengkapnya
photo
Peresmian RPTRA Kemuning Persembahan Japfa Foundation
 24 May 2017 11:14:03    Social Strategic

Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017 - Japfa Foundation meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kemuning, di wilayah Pejaten, Jakarta Selatan. Dengan bangga, Japfa Foundation berperan serta secara aktif bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan seluruh masyarakat di Jakarta Selatan, khususnya di wilayah Pejaten Timur, dalam mewujudkan RPTRA Kemuning. 

RPTRA Kemuning diresmikan secara langsung oleh Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, bersama Head of Japfa Foundation. "Bagi kami, selain anak-anak, RPTRA Kemuning di Kelurahan Pejaten Timur merupakan wujud komitmen JapfaFoundation dalam memaksimalkan potensi generasi muda, melalui pendidikan agrikultur, nutrisi, dan olahraga.

RPTRA Kemuning yang dibangun oleh Japfa Foundation sejak Desember 2016, merupakan sebuah terobosan dari Pemprov DKI Jakarta melalui kemitraan bersama dunia swasta dan masyarakat, dalam menciptakan sarana dan wadah berkumpul, berkegiatan, dan belajar anak. Sejak dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta, Japfa Foundation mendukung penuh program RPTRA. Selain itu, JAPFA Foundation akan merealisasikan Pojok Edukasi Sehat Anti Narkoba (PESAN), salah satu program kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan (BNN Jaksel) bersama Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan, dengan menempatkan PESAN serta para relawan penggiat anti-narkoba di RPTRA Kemuning. 

Dalam kurun waktu sekitar empat bulan, dibangun berbagai fasilitas seperti ruang laktasi, ruang perpustakaan, PKK Mart, Taman Toga, Kolam Protein, sarana bermain anak-anak, lapangan bulu tangkis dan futsal, dan juga ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan warga kelurahan Pejaten Timur. 

Dalam proses pembangunan RPTRA Kemuning, Japfa Foundation melibatkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka untuk melakukan pemetaan sosial. Di sisi lain, juga digelar kegiatan diskusi kelompok dan jajak pendapat warga kelurahan Pejaten Timur dan pendampingan manajemen RPTRA untuk pengurus RPTRA. Japfa Foundation juga melibatkan konsultan dan kontraktor fisik yang berpengalaman dalam merancang dan membangun gedung berikut fasilitas-fasilitas yang ada RPTRA Kemuning. 

Di masa mendatang, Japfa Foundation berharap dengan keberadaan RPTRA Kemuning, kualitas hidup warga kelurahan Pejaten Timur semakin baik, khususnya pada generasi muda dan anak-anak. "Harapan kami tentunya semua warga Kelurahan Pejaten Timur dapat menggunakan dan merawat RPTRA Kemuning dengan penuh tanggungjawab dan rasa memiliki yang tinggi, agar manfaat RPTRA Kemuning dapat terus dirasakan di masa mendatang.

.

Baca selengkapnya
photo
Japfa Foundation Menjalin Kerjasama Pengembangan Manajemen dengan SDN 06 Pasir Jambak
 14 March 2017 11:33:05    Education

Padang, 14 Maret 2017 - Japfa Foundation melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penandatanganan dilakukan oleh Head of Japfa Foundation dengan Kepala SDN 06 Pasir Jambak, Muhammad Dasir. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dimaksudkansebagai perwujudan rencana kerjasama Japfa Foundation dengan SDN 06 Pasir Jambak yang akan berlangsung selama tiga tahun. Kerjasama bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pengelolaan manajemen sekolah di sekolah tersebut. Hal ini sejalan dengan visi utama Japfa Foundation yakni memaksimalkan potensi kaum muda melalui pendidikan, gizi dan olahraga.

Head of Japfa Foundation mengatakan, ”Untuk mengembangkan sekolah menjadi lebih baik, maka kerjasama yang dilakukan tidak cukup hanya dengan cara membenahi sarana dan prasarana sekolah. Seperti yang hari ini dilaksanakan, serah terima perbaikan sarana dan prasarana dari Japfa Foundation kepada SDN 06 Pasir Jambak, namun juga dengan membina seluruh pemangku kepentingan yang ada di sekolah dengan secara strategis.” Japfa Foundation melalui program pendampingan pendidikan ini juga diharapkan dapat menjadikan SDN 06 Pasir Jambak menjadi sekolah Dasar yang berkualitas dan diminati oleh para calon siswa lainnya di Kota Padang. 

Kepala Sekolah SDN 06 Pasir Jambak Muhammad Dasir pada kesempatan yang sama, mengatakan, Nota Kesepahaman dengan Japfa Foundation ini merupakan langkah awal dalam mempertegas dan memperkuat kerjasama antara SDN 06 Pasir Jambak dengan Japfa Foundation. “Dengan adanya bantuan berupa sarana dan prasarana, kami targetkan bisa menjalankan tugas pokok dengan penuh disiplin dan berdedikasi. Dalam hal ini juga kita perlu bekerjasama dengan pemerintah, guru, orangtua, dan masyarakat dalam mewujudkan sekolah menjadi pusat keunggulan ilmu pengetahuan dan budi pekerti serta melahirkan lulusan yang berkualitas”, paparnya. Muhammad Dasir juga menegaskan, komitmen untuk terus mengawal sekolah yang dipimpinnya menjadi sekolah yang memiliki pendidikan berkualitas dan berkarakter.  Bentuk aplikasinya, antara lain, para siswa dibiasakan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) kepada siapa saja baik di sekolah maupun di luar sekolah. (admin_JF)

.

Baca selengkapnya
photo
Orientasi Beasiswa Japfa Foundation Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
 23 February 2017 14:56:16    Education

Banda Aceh, 23 Februari 2017 - Japfa Foundation, yayasan korporasi yang didirikan oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (“JAPFA”), menjalin kerjasama dengan Universitas Syah Kuala (UNSYIAH) Banda Aceh untuk membangun kemitraan strategis antara dunia industri dan pendidikan. Salah satu bentuk nyata kerjasama tersebut adalah pemberian beasiswa oleh Japfa Foundation kepada mahasiswa program D-III Kesehatan Hewan Universitas Syiah Kuala. Pada hari Kamis, 23 Februari 2017, bertempat di UNSYIAH, Japfa Foundation melakukan orientasi dan pengukuhan penerima beasiswa pada 13 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan D-III UNSYIAH, yang telah terpilih berdasarkan serangkaian proses seleksi.

Adapun pada acara orientasi ini, para penerima beasiswa mendapat kesempatan untuk memahami hak dan kewajiban selama menjadi penerima beasiswa sebelum penandatanganan kontrak dilakukan. Tidak hanya sekedar memberikan bantuan biaya perkuliahan pada mahasiswa penerima beasiswa, Japfa Foundation juga memberikan program-program pendampingan, yaitu: Academic Coaching, English Intensive Program, dan Career Counseling.

Penerima beasiswa juga diharapkan memiliki program kelompok untuk melakukan sebuah kegiatan sosial untuk masyarakat di lingkungan mereka. Wahono Kolopaking, wakil dari Japfa Foundation, menjelaskan memang bahwa program beasiswa yang diadakan Japfa Foundation ini berbeda dengan program beasiswa pada umumnya. “Japfa Foundation mencoba mengemas program beasiswa ini sedemikian mungkin. Tujuan beasiswa ini tidak hanya meringankan kesulitan ekonomi, tapi kita juga ingin secara menyeluruh bisa menyentuh perilaku, pola pikir, sikap, dan lain sebagainya.

Japfa Foundation ingin membangun hubungan sosial antara penerima beasiswa dengan masyarakat,” ujar Wahono. Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Hewan UNSYIAH, Dr. Drh. Sugito, mengatakan bahwa program beasiswa Japfa Foundation ini merupakan suatu sumbangsih yang sangat baik. “Beasiswa yang diberikan adalah sesuatu yang tidak hanya memberikan dari aspek finasial, tapi juga dari segi pembentukan karakter diri menjadi jadi lebih baik,” pungkas Sugito. Selain diisi dengan penjelasan mengenai hak dan kewajiban penerima beasiswa, acara orientasi ini juga diisi dengan sejumlah permainan yang menuntut para mahasiswa untuk menjelaska makna permainan dan hubungannya dengan tujuan pendidikan mereka.

Sebelum mengakhiri acara orientasi, penyematan pin Japfa Foundation dilakukan kepada penerima beasiswa. Acara penyematan pin tersebut sekaligus menandakan bahwa ke 13 mahasiswa telah secara resmi bergabung dengan keluarga besar penerima beasiswa Japfa Foundation.

.

Baca selengkapnya
photo
Penandatanganan MoU Kerjasama Pendidikan Perternakan dengan SMK Farming Pati
 20 February 2017 10:10:12    Education

Pati, 20 Februari 2017 – Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan sumberdaya manusia di sektor pendidikan terutama dalam bidang Agribisnis & Agroteknologi Japfa Foundation melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan SMK Farming Pati tentang bekerja sama melalui pendidikan peternakan. MoU dilakukan oleh Head of Program Japfa Foundation, Wahono Kolopaking dengan Kepala Sekolah SMK Farming Pati, Ngestiningsih Widi, di SMK Farming Pati, Senin (20/2/2017).

Penandatanganan MoU ini dimaksudkan sebagai perwujudan rencana kerjasama Japfa Foundation dengan SMK Farming Pati. Program kerjasama yang akan berlangsung selama 3 tahun ini, bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di bidang peternakan di SMK Farming Pati melalui pembinaan tenaga pengajar serta para siswa SMK. Tujuan program kerjasama ini adalah agar menyiapkan para siswa-siswi SMK Farming Pati menjadi tenaga kerja handal, khususnya di bidang industri peternakan. Hal ini sejalan dengan visi utama Japfa Foundation yakni "Memaksimalkan potensi kaum muda melalui pendidikan, gizi dan olahraga".

“Melalui pelaksanaan program ini, para siswa SMK Farming Pati diharapkan dapat menjadi lulusan yang yang memiliki masa depan yang tidak kalah dari yang lain. Dengan pembinaan pendidikan yang tepat, para siswa juga dapat dipersiapkan menjadi wiraswasta di bidang peternakan. Ngestiningsih Widi, Kepala SMK Farming Pati, menjelaskan bahwa kerjasama komprehensif, yaitu pendampingan School Development Program selama 3 tahun. “Targetnya, SMK Farming Pati bisa mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman, guruguru yang makin kompeten dan profesional, serta bisa berperan sebagai jembatan bagi generasi muda meraih masa depan,” pungkasnya. Japfa Foundation melalui program pendampingan pendidikan ini, diharapkan dapat menjadikan SMK Farming Pati menjadi sekolah peternakan yang sangat berkualitas dan diminati oleh para calon siswa lainnya di Kabupaten Pati. Melalui program kerjasama dengan Japfa Foundation ini, diharapkan nantinya sekolah juga bisa berkembang menjadi mandiri, tapi tetap dapat bekerja sama dengan Japfa Foundation untuk memperkuat jaringan kerjasama kepala sekolah.

.

Baca selengkapnya
photo
Pemberian Plat Simbolik Open Defecation Free Oleh Japfa Foundation
 09 February 2017 11:01:29    Social Strategic

Lamongan, 09 Februari 2017 – Japfa Foundation, yayasan korporasi yang didirikan oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (“JAPFA”), melakukan pemberian simbolik plat Open Defecation Free di 3 rumah di kabupaten Lamongan, pada Kamis (09/2/2017 ) Pemberian plat simbolik Open Defecation Free pada 3 rumah di 3 desa, yaitu Desa Kemantren, Desa Sidokelar dan Desa Tlogosadang ini menandai bahwa pembangunan 210 jamban sehat untuk 210 kepala keluarga (KK) oleh PT. Jakamitra Indonesia bersama Japfa Foundation di 15 desa di kecamatan Paciran, Lamongan, telah selesai. Sebelumnya, program hidup sehat oleh Japfa Foundation yang mencakup 3 hal, yaitu mengenai penyuluhan gizi seimbang, sanitasi, dan akses kesehatan jaminan sosial, di Lamongan telah dimulai pada bulan Oktober 2016 lalu.  

Head of Japfa Foundation, mengatakan bahwa hubungan dialog dengan masyarakat Paciran ketika Japfa Foundation berkunjung adalah sangat baik. Masyarakat dengan positif menanggapi program kesehatan yang telah diberikan oleh Japfa Foundation. Dialog dengan tokoh masyarakat,khususnya dengan pemerintah daerah dan desa setempat terjadi dengan baik. Masyarakat tidak segan untuk memberitahu mengenai kebutuhan mereka, yang akan sangat membantu kami nantinya untuk merancang program lain ke depannya. Japfa Foundation juga mendapat kesempatan untuk berkunjung ke dinas kediaman bupati Lamongan, H. Fadeli, untuk mempresentasikan mengenai proses kelanjutan pembangunan Open Defecation Free di kecamatan Paciran, yang telah mencapai tahap penyelesaian. Bupati Lamongan, bapak H. Fadeli, menyampaikan bahwa responnya terhadap program hidup sehat di Lamongan oleh PT Jakamitra Indonesia bersama Japfa Foundation sangat positif, adanya program jamban sehat di kabupaten Lamongan sangat membantu masyarakat meningkatkan kualitas sanitasi yang baik dan sehat di rumah tangga mereka.

Rencananya, peresmian Open Defecation Free di 15 desa di kecamatan Paciran oleh Japfa Foundation ini akan diadakan pada 6 April 2017. Menerapkan dan mewujudkan Motto yakni “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama”, Japfa Foundation juga menerapkan prinsip Investasi Sosial dimana setiap program yang akan dilakukan harus direncanakan secara terukur, dilaksanakan dan diawasi sebagai layaknya suatu kegiatan usaha untuk memberikan hasil nyata berupa kemajuan sosial ekonomi yang dapat diukur melalui berbagai perbaikan, kemajuan, peningkatan mutu di bidang Pendidikan, Gizi dan Kualitas Hidup masyarakat secara umum dan kaum muda secara khusus.

 

.

Baca selengkapnya